Pages

Sabtu, 05 Februari 2011

Cerita Tentang Gambar Diri

Aku berharga di mata Allah
Itu yang Ia katakan kepadaku

Aku ada karena Allah punya rencana
Ia sudah memilihkan semuanya untukku
Ia melukiskan mata, telinga, hidung, dan bibirku
Dengan memilihkan kesempurnaan dan kelengkapan, bukan kerusakan
Ia menggoreskan garis tangan dan sidik jariku
Tanpa ada siapapun yang menyamainya
Ia gumamkan nama yang indah sesaat setelah Ia selesai melukisku,
Sehingga tidak ada orang yang mengenalku tanpa nama
Ia menuliskan skenario untuk setiap episode kehidupanku,
Bahkan sebelum aku tahu apa itu yang namanya rahim ibu.
Ia memilihkan rumah sebagai tempatku bernaung,
Bukan di aspal yang berlapis kardus.
Ia menyediakan segala sesuatu,
Jauh sebelum aku berpikir kalau aku membutuhkannya.
Ia mengenalku dari dekat, Ia tahu isi hatiku
Ia membingkai canda tawaku, menghancurkan keras hatiku,
Menyeka air mataku, melenyapkan rasa takutku
Ia akan menyelimutiku dengan perlindungan-Nya,
Ketika aku kedinginan karena masalah.
Ia akan membasuh aku dengan pengampunan-Nya,
Ketika aku menjerit kegerahan karena dosa.
Ia menyiapkan kesuksesan bagiku.
Ia menerima aku, seburuk apapun dunia menilaiku.
Ia mengasihi aku sepenuhnya,
Seolah-olah aku hanyalah satu-satunya manusia di dunia.
Bahkan seandainya hanya aku satu-satunya orang yang jatuh ke dalam dosa,
Aku yakin Ia akan tetap memilih Golgota
Karena hidupku berharga untuk-Nya.

Ia mengasihiku,
Ia mencintaiku,
Dan juga kamu.

0 komentar:

Posting Komentar