Sejatinya adalah sepasang saudara kembar
Yang terpisah oleh ruang dan waktu
Mereka bertolak, namun saling melekat
Mereka tak saling melihat, namun saling percaya
Mereka melekat
Mereka mengendap erat
Mencari ruang di hati para insan
Tiada kesedihan yang tanpa bahagia
Dan tiada bahagia yang tanpa duka
Mereka saling percaya
Mereka saling menjaga
Sang sedih percaya bahwa bahagia akan datang baginya
Sang bahagia pun tidak serakah menduduki tempatnya
Sekejap ia akan ingat dan memberi ruang
Agar sang sedih dapat kembali ke posisinya
Jauh dalam lubuk jujurku
Kesedihan dan kebahagiaan membaur menyatu
Menjadi sebuah emosi baru yang kusebut syukur
Ketika aku melihat dan menyadari
Bahwa dalam sedihku ada dirimu
Dan dalam bahagiaku ada hidupmu

0 komentar:
Posting Komentar