Pages

Senin, 12 Desember 2011

Balada untuk Guruku

Selamat malam rembulanku
Aku ingin bercerita kepadamu
Tadi pagi ada yang bertanya padaku,
Siapa paling berpengaruh di hidupmu?
Dan kujawab Ibu guru
Karena Beliau yang mengangkatku dari ketidakpercayadirianku
Membebaskanku dari penjara ragu
Namun selalu meyakinkanku kalau aku pasti mampu

Setelah itu ditanyakan lagi padaku,
Siapa paling kau hargai di hidupmu?
Dan kujawab Bapak guru
Karena Beliau yang selalu maju
Tidak pernah menolak untuk menyambut aku
Sebaliknya ia mempertaruhkan hidupnya saat mengajarku

Kembali ditanyanya lagi padaku,
Mengapa mereka begitu berarti bagimu?
Dan kujawab karena mereka orangtuaku
Setelah aku besar nanti, mereka jadi tanggung jawabku

Serasa tak pernah puas diluncurkan pertanyaannya kembali padaku,
Memang selama ini apa yang kau beri untuk bapak dan ibumu itu?
Aku berdiam kemudian kujawabnya dengan sendu,
Aku memberikan kenakalanku pada guruku
Aku menghadiahkan keras kepalaku dan membungkusnya dengan kekurangajaranku

Lalu ia menuding aku,
Dibilangnya aku tak tahu malu
Masih berani berpuisi merdu
Padahal terlalu bejat perbuatanku
Pada mereka yang kusebut orangtuaku

Kemudian aku berseru
Karena itulah mereka mulia bagiku
Sekalipun busuk kelakuanku
Tapi mereka membantuku keluar dari jerat kebusukan itu
Dan bahkan memberiku rumah baru
Yang bernama bimbingan terpadu

Kemudian kulanjutkan agar dia semakin tahu,
Karena itulah mereka kusanjung selalu
Karena mereka tidak takut terhadap rasa malu
Demi mendidik manusia sepertiku

Dan karena itu aku berjanji pada Tuhanku
Sebisa mungkin tak kecewa mereka karenaku
Namun aku akan berusaha untuk mampu
Membuat mereka bersyukur karena pernah memiliki anak sepertiku


Biar bintangku yang membisikkan cintaku padamu,
Guru pahlawanku

0 komentar:

Posting Komentar